24 Februari 2014

Tetap Menjadi Guru yang Mendidik dan Bebudaya

Salam buat semua pembaca yang budiman!

Sebuah pepatah mengatakan bahwa "Guru kencing berdiri, murid kencing berlari" adalah pepatah lama yang sering diperdengarkan oleh guru bahkan masyarakat pada umumnya. Tulisan singkat tersebut mampu menjadi inspirasi bagi guru agar dalam kesehariannya memperlihatkan perilaku yang patut ditiru oleh siswanya. Oleh karenanya, memang menjalankan profesi keguruan berbeda dengan profesi-profesi lainnya. Dalam menjalankan profesi keguruan, seorang guru hendaknya telah dibekali dengan segudang ilmu didaktik metodik pembelajaran. Bekal tersebut bukan hanya untuk kepentingan proses pembelajaran di dalam dan di luar kelas, namun lebih dari itu adalah untuk kepentingan mendidik anak bangsa. Tugas ini memang bukanlah tugas yang ringan, karena tantangan yang akan dihadapi anak-anak sekarang jauh lebih berat dibandingkan keadaan yang ada saat ini. Hal ini memerlukan guru yang mampu mendidik profesional untuk mempersiapkan anak-anak menghadapi masa depannya yang lebih kompetitif di era global. Guru tidak lagi dengan paradigma membelajarkan anak-anak seperti guru dulu diajar oleh gurunya waktu itu, akan tetapi menjadi guru inspiratif dan guru masa depan yang membelajarkan kepada anak-anak tentang how to learn, how to do, how to life together and how to face the world. Sehingga anak tidak hanya dibekali pengetahuan semata. Hal ini akan menjadi pilar pembelajaran kekinian yang berbasis akhlak sipiritual dan sosial, pengetahuan dan psikomotor, sehingga anak-anak dapat menjadi generasi yang cerdas spiritual, cerdas sosial emosional, cerdas intelektual, dan cerdas fisiknya.

So...untuk mencapai itu semua, tentunya juga diperlukan guru yang pendidik, yaitu guru visioner yang cerdas spiritual, cerdas sosial emosional, cerdas intelektual, dan cerdas fisiknya. Mudah-mudahan Tuhan Yang Maha Esa memampukan dan menguatkan kita-para pendidik agar menjadi guru yang menjadi tangan Tuhan dalam mendidik generasi yang akan datang. Aamiin Yaa Robbal Aalamiin...

Wassalam
Yuuk menjadi Guru yang mendidik dan inspiratif

2 komentar:

  1. Proud for me to have a headmaster in my son's school like you, sir , great blog. Supposed to be this will enhancement for the education support through our children's future

    BalasHapus
  2. Thank you for your attention. Hopefully all the elements of SDN Lowokwaru 2 enabled to educate these children become cultured, competitive, prosperous and outstanding. salute...
    Bravo Pembelajaran yang Berbudaya dan Kompetitif, Guru yang Pendidik, dan Orang Tua yang Mendidik.

    BalasHapus

Program PKP berbasis Zonasi

Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Berbasis Zonasi Dalam beberapa bulan terakhir, banyak guru dari SD dan SMP yg mengikuti Peningkatan K...