11 Oktober 2008

Pembelajaran IPA di SMP Negeri 18 Malang

SMP Negeri 18 Malang sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis Pendidikan, mempunyai input nilai siswa tergolong rendah. Hal ini berdasarkan nilai UPM SD/MI siswa baru kelas VII yang diterima di SMP Negeri 18 Malang di bawah nilai UPM siswa yang diterima di SMP “favorit”. Sehingga sekolah berupaya melakukan berbagai inovasi pendidikan untuk menunjang pelaksanaan kurikulum 2004 yang ideal. Langkah kongkret yang telah dilakukan sekolah antara lain; sistem pembelajaran “class moving”, pengadaan ruang keterampilan dan kerajinan, pengadaan laboratorium matematika, pengadaan laboratorium fisika, pengadaan ruang khusus Pengetahuan Sosial, pengadaan ruang khusus bahasa Indonesia, pengadaan ruang Pendidikan Agama Islam, pemberdayaan laboratorium bahasa, pemberdayaan ruang musik, pemberdayaan laboratorium komputer, pemberdayaan laboratorium biologi, pemberdayaan ruang Tata Boga dan ruang Bahasa Jawa. Pemberdayaan laboratorium biologi dengan cara melengkapi ruang laboratorium dengan media pembelajaran berbantuan komputer.
Pada ruang laboratorium biologi yang dilengkapi dengan media pembelajaran berbantuan komputer, diharapkan dalam pembelajaran dapat mningkatkan motivasi dan pemahaman belajar siswa. Hal ini dikarenakan.....
Yunus dan Permadi (2006) menyebutkan bahwa Pembelajaran Berbantuan Komputer (PBK) diambil dari istilah Komputer Assisted Learning (CAL). Dalam dunia pendidikan, PBK mempunyai peranan yang sangat berarti. Hal ini dikuatkan dengan hasil penelitian dalam bidang matematika, yang menyatakan bahwa siswa yang belajar matematika dengan PBK mempunyai nilai lebih tinggi secara signifikan dibandingkan dengan siswa yang tidak menggunakan PBK.
Xaviery (2004) menyebutkan bahwa pembelajaran adalah proses rangsangan dan gerak balas peserta didik. Dalam rangsangan itu terkandung pesan intelektual, emotif dan afektif. Pesan akan lebih mudah ditangkap oleh peserta didik apabila tersajikan melalui media empirik yang beranekaragam, seperti film, slide, foto, grafik serta diagram. Dari media inilah peserta didik terpacu untuk mengeluarkan ide, konsep atau membantu mereka mencerna sesuatu yang abstrak.
Selanjutnya Yunus dan Permadi (2006), menyebutkan bahwa hasil berbagai riset pendidikan menyebutkan bahwa komputer merupakan media yang dapat:
1. Meningkatkan perhatian dan konsentrasi siswa.
2. Meningkatkan motivasi siswa.
3. Menyesuaikan penyampaian materi dengan kemampuan siswa.
4. Mereduksi penggunaan waktu penyampaian materi.
5. Mengatasi keterbatasan waktu, ruang dan daya indera.
6. Membuat pengalaman belajar menyenangkan, memuaskan, dan menguatkan siswa.
Meskipun demikian PBK juga memiliki beberapa kelemahan, antara lain:
1. Pembuatan PBK memerlukan biaya, waktu dan tenaga yang tidak sedikit.
2. Memerlukan keterampilan khusus tentang komputer.
3. Biasanya hanya efektif untuk kelompok kecil.
4. Kadang PBK hanya dapat dijalankan pada komputer tertentu.
5. Perkembangan teknologi komputer cepat sekali, sehingga yang sedang marak sekarang akan usang pada tahun-tahun berikutnya.
Ada dua kemungkinan dalam mengajar dengan PBK, yaitu:
1. Mixed Teaching yaitu pembelajaran yang menggunakan kombinasi peran guru dan komputer.
2. Automated Teaching yaitu pembelajaran yang tidak memerlukan peran guru sama sekali.
Sebagian besar pembelajaran yang diterapkan menggunakan mixed teaching sebagai acuan fungsi media.
Syarat-syarat PBK dinilai baik, menurut Yunus dan Permadi (2006) antara lain:
1. Isi harus tepat sesuai dengan kebutuhan pengguna.
2. Mengandung nilai pendidikan.
3. Memuat nilai-nilai yang baik, bebas dari ras, etnis, dan stereotype lainnya.
4. Tujuan dinyatakan dengan baik.
5. Isi sesuai dengan dengan tujuan yang ditetapkan.
6. Penyampaian materi harus jelas.
7. Kesesuaian tingkat kesukaran, penggunaan warna, suara dan grafik.
8. Menantang kreativitas siswa
9. Terdapat umpan balik (feedback) yang efektif.
10. Materi sesuai dengan pengalaman belajar siswa sebelumnya.
11. Media tertata dengan baik dan pengaturan tampilan efektif.
12. Pengajarannya jelas.
13. Membantu dan memudahkan guru.
14. Sesuai dengan perkembangan komputer.
15. Program sudah diujicobakan.

1 komentar:

  1. Sudahkah dilakukan penelitian di SMP Negeri 18 Malang yang menunjang pendapat di atas?

    BalasHapus

Program PKP berbasis Zonasi

Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Berbasis Zonasi Dalam beberapa bulan terakhir, banyak guru dari SD dan SMP yg mengikuti Peningkatan K...