18 Mei 2010

Proses Pembelajaran di Sekolah Dasar???

Salam kepada para pembaca!

Bulan Mei - Juni di sekolah manapun selalu disibukkan dengan kegiatan ujian-ujian. tak terkecuali sekolah dasar. Ketika masa ujian telah datang, saya merenungi tentang proses pembelajaran yang telah berjalan. Muncul pertanyaan "Apakah penilaian melalui ujian yang dilaksanakan sekarang telah mewakili proses pembelajaran yang sudah berlangsung?". "Apakah proses ujian yang sekarang telah mewakili kemampuan belajar yang harus dikuasai anak?". "Apakah model penilaian dan alat penilaian yang ada, telah sesuai dengan standar penilaian pendidikan?"

Semoga ke depan kita dapat membelajarkan anak2 dengan baik sesuai dengan standar nasional pendidikan yang diamanatkan Undang-undang.

Nah, mengingat saat ini saya di pendidikan dasar terutama SD, maka saya mempunyai uneg-uneg tentang pembelajaran di SD dengan semangat berkemajuan gitu....
Jika segala daya dukung sekolah optimal, pembelajaran dapat dilakukan dengan berbagai macam metode (sejauh keterbatasan pengetahuan saya); diantaranya...
  1. Pembelajaran langsung yaitu dengan melibatkan siswa dengan proses pembelajaran dengan media dan sarana asli. misalnya mengajak siswa bertanam biji tumbuhan jika mempelajari materi pertumbuhan dan perkembangbiakan tumbuhan, mengajak siswa belanja di pasar tradisional atau modern untuk materi pasar, dll
  2. Pembelajaran berdasarkan masalah (PBM/PBL) yaitu dengan mengangkat masalah yang terjadi di lingkungan sekolah sebagai salah satu bahan pembelajaran untuk dibahas dan didiskusikan dalam kelas/luar kelas, misalnya berita tentang bencana alam sebagai tema pembahasan, dll
  3. Pembelajaran Berbantuan Komputer (Computer Assisted Learning) atau ICT Integrated Learning yaitu dengan memanfaatkan dan menggunakan media ICT dalam proses pembelajaran, misalnya dengan pembelajaran menggunakan CD/DVD, powerpoint atau berbasis web dan internet. Tentunya untuk melaksanakan metode ini, sekolah sudah memiliki segala perangkat penunjangnya, misalnya CD/DVD player yang terhubung ke LCD atau TV, Komputer atau laptop yang terhubung LCD atau bahkan telah terkoneksi ke internet baik melalui LAN maupun wifi
  4. Pembelajaran dari praktisi yaitu dengan melibatkan orang tua/masyarakat atau dunia usaha untuk membelajarkan bidang yang diampu kepada siswa. Misalnya orang tua yang dokter menjelaskan ilmu kedokteran kepada siswa, dll.
  5. ...
Tentunya metode-metode tersebut dapat diterapkan dengan mengkombinasikan dengan metode yang biasa dilakukan.

Mungkin Pembaca mempunyai saran untuk melengkapi tulisan ini, dipersilakan!!!
Thanks a lot. Thanks too for another suitable web

Bersambung

16 Februari 2010

Latihan Soal Online dari invir.com

Beberapa latihan soal Ujian dapat diakses di sumber ini loh! kayaknya sangat membantu deh, soal untuk jenjang SD, SMP/MTs, dan SMA/MA. Misalnya:

Sekolah Dasar (SD)
- Tahun 2008: Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, PKN
- Tahun 2007: Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris
- Tahun 2006: Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris
- Tahun 2005: Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris

Sekolah Menengah Pertama (SMP)
- Tahun 2008: Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, PKN
- Tahun 2007: Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, PKN
- Tahun 2006: Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, PKN
- Tahun 2005: Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, PKN

Sumber http://www.invir.com/
Thanks a lot!

17 Desember 2009

Siap Menghadapi Ujian Sekolah

Menjelang akhir semester ganjl hingga semester genap, semua sekolah dan siswa di jenjang akhir selalu sibuk dengan persiapan menghadapi ujian akhir sekolah. Di beberapa sekolah malah selalu rutin mengagendakan kegiatan tambahan pelajaran khusus atau kegiatan do'a bersama atau kegiatan membangun motivasi siswa.
Buat adik-adik yang siap-siap menghadapi ujian akhir, saya mempunyai beberapa tulisan nih...semoga bermanfaat dan menjadi inspirasi menjadi lebih baik!
Sebelum kita siap dengan pelaksanaan ujian, kita perlu menyiapkan dulu jawaban dari beberapa pertanyaan berikut...
1. Apa yang menjadi tujuan kita?; misal ingin lulus, ingin punya nilai 10, ingin jadi juara kelas, ingin diterima di sekolah favorit, dll.
2. Apa manfaatnya kalo kita mencapai tujuan itu?; membahagiakan orang tua, membahagiakan guru kita, kepuasan sendiri, dll
3. Apa akibatnya kalo tujuan kita tidak tercapai?; mengecewakan orang tua, mengecewakan guru, sedih, malu, tidak lulus, dll
4. Apa yang harus kita lakukan untuk mencapai tujuan itu?:...

Nah sekarang, kita mencoba menjawab pertanyaan keempat:
Untuk mencapai tujuan apapun termasuk belajar, menurut beberapa sumber yang saya ringkas antara lain:
1. Niat yang tulus dan sungguh-sungguh
2. Berusaha dengan gigih, katanya Tuhan tidak mengubah nasib suatu kaum kalau kaum itu tidak berusaha untuk mengubahnya.
3. Berdo'a kepada Tuhan, karena Tuhan yang maha segalanya terhadap takdir kita.
4. Mengharap Ridhlo/Perkenan Tuhan, melalui ridho orang tua.
5. Tawakkal atau berserah diri kepada-NYA, karena apapun yang telah diberikan Tuhan kepada kita adalah yang terbaik bagi kita.

Semoga Tuhan memberikan ridloNYA!

Adapun tips belajar menurut sumber disebutkan:
1. Belajar itu memahami bukan sekedar menghapal
2. Membaca adalah kunci belajar
3. Mencatat pokok-pokok pelajaran
4. Hapalkan kata-kata kunci
5. Pilih waktu belajar yang tepat
6. Bangun suasana belajar yang nyaman
7. Bentuk Kelompok Belajar
8. Latih sendiri kemampuan kita
9. Kembangkan materi yang sudah dipelajari
10. Sediakan waktu untuk istirahat

Selamat Belajar! Semoga sukses dapat kita raih! Amien!

Kiat Meningkatkan Kecerdasan Emosional

Saya tertarik dengan tulisan di sini tentang 7 KIAT MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSIONAL (EQ. Berikut ini kutipan ringkasannya:

Kecerdasan emosi merupakan kemampuan seseorang untuk memotivasi diri sendiri, bertahan menghadap frustasi, mengendalikan dorongan hati (kegembiraan, kesedihan, kemarahan, dan lain-lain) dan tidak melebih-lebihkan kesenangan, mengatur suasana hati dan mampu mengendalikan stres. Yang juga mencakup kesadaran diri dan kendali dorongan hati, ketekunan, semangat dan motivasi diri dan kendali dorongan hati, ketekunan, semangat dan motivasi diri, empati dan kecakapan sosial. Ketrampilan yang berkaitan dengan kecerdasan emosi antara lain misalnya kemampuan untuk memahami orang lain, kepemimpinan, kemampuan membina hubungan dengan orang lain, kemampuan berkomunikasi, kerjasama tim, membentuk citra diri positif, memotivasi dan memberi inspirasi dan sebagainya.

Ada 7 ketrampilan yang harus kita perhatikan dan layak kita coba:

* Mengenali emosi diri
Ketrampilan ini meliputi kemampuan Anda untuk mengidentifikasi apa yang sesungguhnya Anda rasakan. Setiap kali suatu emosi tertentu muncul dalam pikiran, Anda harus dapat menangkap pesan apa yang ingin disampaikan. Berikut adalah beberapa contoh pesan dari emosi: takut, sakit hati, marah, frustasi, kecewa, rasa bersalah, kesepian.

* Melepaskan emosi negatif
Ketrampilan ini berkaitan dengan kemampuan Anda untuk memahami dampak dari emosi negatif terhadap diri Anda. Sebagai contoh keinginan untuk memperbaiki situasi ataupun memenuhi target pekerjaan yang membuat Anda mudah marah ataupun frustasi seringkali justru merusak hubungan Anda dengan bawahan maupun atasan serta dapat menyebabkan stres. Jadi, selama Anda dikendalikan oleh emosi negatif Anda justru Anda tidak bisa mencapai potensi terbaik dari diri Anda. Solusinya, lepaskan emosi negatif melalui teknik pendayagunaan pikiran bawah sadar sehingga Anda maupun orang-orang di sekitar Anda tidak menerima dampak negatif dari emosi negatif yang muncul.

* Mengelola emosi diri sendiri
Anda jangan pernah menganggap emosi negatif atau positif itu baik atau buruk. Emosi adalah sekedar sinyal bagi kita untuk melakukan tindakan untuk mengatasi penyebab munculnya perasaan itu. Jadi emosi adalah awal bukan hasil akhir dari kejadian atau peristiwa. Kemampuan kita untuk mengendalikan dan mengelola emosi dapat membantu mencapai kesuksesan.

Ada beberapa langkah dalam mengelola emosi diri sendiri, yaitu: pertama adalah menghargai emosi dan menyadari dukungannya kepada Anda.

Kedua berusaha mengetahui pesan yang disampaikan emosi, dan meyakini bahwa kita pernah berhasil menangani emosi ini sebelumnya. Ketiga adalah dengan bergembira kita mengambil tindakan untuk menanganinya. Kemampuan kita mengelola emosi adalah bentuk pengendalian diri yang paling penting dalam manajemen diri, karena kitalah sesungguhnya yang mengendalikan emosi atau perasaan kita, bukan sebaliknya.

* Memotivasi diri sendiri
Menata emosi sebagai alat untuk mencapai tujuan merupakan hal yang sangat penting dalam kaitan untuk memberi perhatian, untuk memotivasi diri sendiri dan menguasai diri sendiri, dan untuk berkreasi. Kendali diri emosional--menahan diri terhadap kepuasan dan mengendalikan dorongan hati--adalah landasan keberhasilan dalam berbagai bidang.
Ketrampilan memotivasi diri memungkinkan terwujudnya kinerja yang tinggi dalam segala bidang. Orang-orang yang memiliki ketrampilan ini cenderung jauh lebih produktif dan efektif dalam hal apapun yang mereka kerjakan.

* Mengenali emosi orang lain
Mengenali emosi orang lain berarti kita memiliki empati terhadap apa yang dirasakan orang lain. Penguasaan ketrampilan ini membuat kita lebih efektif dalam berkomunikasi dengan orang lain. Inilah yang disebut sebagai komunikasi empatik. Berusaha mengerti terlebih dahulu sebelum dimengerti. Ketrampilan ini merupakan dasar dalam berhubungan dengan manusia secara efektif.

* Mengelola emosi orang lain
Jika ketrampilan mengenali emosi orang lain merupakan dasar dalam berhubungan antar pribadi, maka ketrampilan mengelola emosi orang lain merupakan pilar dalam membina hubungan dengan orang lain. Manusia adalah makhluk emosional. Semua hubungan sebagian besar dibangun atas dasar emosi yang muncul dari interaksi antar manusia.

Ketrampilan mengelola emosi orang lain merupakan kemampuan yang dahsyat jika kita dapat mengoptimalkannya. Sehingga kita mampu membangun hubungan antar pribadi yang kokoh dan berkelanjutan. Dalam dunia industri hubungan antar korporasi atau organisasi sebenarnya dibangun atas hubungan antar individu. Semakin tinggi kemampuan individu dalam organisasi untuk mengelola emosi orang lain.

* Memotivasi orang lain
Ketrampilan memotivasi orang lain adalah kelanjutan dari ketrampilan mengenali dan mengelola emosi orang lain. Ketrampilan ini adalah bentuk lain dari kemampuan kepemimpinan, yaitu kemampuan menginspirasi, mempengaruhi dan memotivasi orang lain untuk mencapai tujuan bersama. Hal ini erat kaitannya dengan kemampuan membangun kerja sama tim yang tangguh dan andal.

Jadi, sesungguhnya ketujuh ketrampilan ini merupakan langkah-langkah yang berurutan. Anda tidak dapat memotivasi diri sendiri kalau Anda tidak dapat mengenali dan mengelola emosi diri sendiri. Setelah Anda memiliki kemampuan dalam memotivasi diri, barulah kita dapat memotivasi orang lain.

Thanks sumber, semoga menjadi ilmu yang bermanfaat! Amien.

4 Desember 2009

Siap UNAS dan UASBN 2010

Terjawab sudah pertanyaan kita tentang pelaksanaan UNAS 2010. Mendiknas telah memberikan kebijakan agar UNAS 2010 segera dipersiapkan untuk dilaksanakan. Alhamdulillah, berarti UNAS 2010 telah diperoleh keputusan untuk dilaksanakan. PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 75 TAHUN 2009 TENTANG SKL UNAS 2010 untuk UJIAN NASIONAL SEKOLAH MENENGAH PERTAMA/MADRASAH TSANAWIYAH(SMP/MTs), SEKOLAH MENENGAH PERTAMA LUAR BIASA (SMPLB), SEKOLAH MENENGAH ATAS/MADRASAH ALIYAH (SMA/MA), SEKOLAH MENENGAH ATAS LUAR BIASA (SMALB), DAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK)TAHUN PELAJARAN 2009/2010 dapat diDownload di sini. Adapun yang Permen nomor 74 tahun 2009 untuk SD/SDLB/MI sederajat, dapat di Download di sini!

Selamat Berjuang Rekan-rekan guru yang membelajarkan siswa untuk menyiapkan diri menghadapi UNAS dan UASBN 2010.
Selamat berjuang semua siswa yang akan menempuh Ujian, semoga semua sukses dan berhasil! Amien

28 November 2009

UASBN 2010

Belakangan di media marak pemberitaan tentang UNAS yang ditiadakan. Bagimana kita menyikapinya?
Menurut saya nih, kayaknya lebih baik lembaga siap aja kalo UNAS tetap ada, soalnya pelaksanaan Ujian Akhir kan tinggal beberapa bulan lagi... ya kan? Jadi kalo memang UNAS tidak ada tidak menjadi masalah di lembaga, tetapi kalo memang tetap ada lembaga, siswa dan orang tua sudah siap. Ya, kita menunggu saja hasil keputusan BSNP.

Nah muncul pertanyaan baru nih, saya kan di SD! bagaimana dengan UASBN 2010? apakah ikut keputusan UNAS? Kalo menurut saya, sikap kita sama yaitu tetapjuga menyiapkan ada UASBN. Toh SKL UASBN 2010 juga telah ditetapkan melalui Permendiknas Nomor 74 tahun 2009 tanggal 13 Oktober 2009 tentang Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) SD/MI/SDLB tahun pelajaran 2009/2010. Dapat download di sini!

Semoga apapun keputusan pemerintah, menjadi keputusan terbaik untuk dilaksanakan dan yang terbaik bagi anak-anak kita!

22 Oktober 2009

Pertanian Organik dari Lawang Malang

Jawa Pos Radar Malang edisi Kamis, 22 Oktober 2009 menuliskan tentang Suroto, Penggerak Komunitas Petani Organik di Lawang, Awalnya Dianggap gila, Kini Jadi Jujugan Peneliti. Karena saya tertarik dengan topik itu, maka saya coba berbagi dengan pembaca dalam bentuk ringkasan.

Adalah Pak Suroto, Pak Sutarji, Pak Buang, Pak Supi'i, dan Pak Mistono, yang menjadi pioner pertanian organik di Desa Sumberngepoh Kecamatan Lawang. Bermula dari mahalnya harga pupuk kimia, beliau mengembangkan pertanian organik di desanya. Contoh pola organik yang beliau terapkan antara lain:

Pestisida Alami dari Dedaunan.
1. Anti hama walang sangit : digunakan segenggam daun sirsat, 1 ons rimpang dringu, dan 8 siung bawang putih. Bahan-bahan tersebut dicampur dan diaduk, lalu dicampur dengan 15 liter air dan selanjutnya disimpan selama 15 hari. Empat liter hasil fermentasi bahan tersebut dapat digunakan untuk 1 hektar lahan.
2. Anti hama sundep atau pengerat batang : digunakan bahan yang sama dengan anti walang sangit ditambahkan dengan 1 ons tembakau. Proses pembuatan sama dengan pestisida anti hama walang sangit.
3. Anti hama tikus : digunakan gadung. Ada gadung racun untuk mematikan dan gadung KB (Keluarga Berencana) untuk membuat tikus mandul. Sayangnya proses pembuatannya tidak ditulis nih...

Karena kesuksesannya, komunitas petani organik ini sering menjadi jujugan penelitian dari dalam dan luar negeri. Diantaranya India, Jerman, dan Jepang.

Tertarik dengan pertanian organik versi Pak Suroto dkk, main yuk ke Desa Sumberngepoh Lawang...

Salam Satu Jiwa

Program PKP berbasis Zonasi

Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Berbasis Zonasi Dalam beberapa bulan terakhir, banyak guru dari SD dan SMP yg mengikuti Peningkatan K...